Paving Block Ramah Lingkungan Menggunakan Limbah Sandblasting Dan Abu Arang Tempurung Kelapa Berbasis Ekonomi Sirkular
Main Article Content
Abstract
Berkembangnya sektor konstruksi di Indonesia, meningkatkan permintaan bahan alam yang ada. Sumber daya alam akan habis bersamaan dengan peningkatan signifikan produksi limbah industri. Penelitian ini mengkaji penggunaan sandblasting produk limbah proses penghilangan kotoran, cat dan pelapisan lainya yang mengandung silika dengan karakteristik fisik mirip dengan pasir alami untuk paving block sebagai subtitusi pasir. Banyaknya produksi tanaman kelapa, belum dimanfaatkan maksimak khususnya abu arang tempurung kelapa yang mengandung silika. Studi penggunaan kedua bahan tersebut sebagai potensi produksi paving block ramah lingkungan untuk mendukung keberlanjutan sumber daya alam dengan komposisi yang optimal. Penggunaan bahan limbah memerlukan penelitian untuk mengevaluasi kuat tekan dan absorpsi dengan perbandingan 1 : 3, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam dan memberikan manfaat yang positif. Penelitian ini menggunakan berbagai jumlah limbah sandblasting sebagai bahan subtitusi pasir dengan variasi 0, 25%, 50%, 75% dan 100% dengan abu arang tempurung kelapa sebesar 5% sebagai subtitusi semen. Paving block standar tanpa penggunaan limbah sandblasting dan abu arang tempurung kelapa digunakan sebagai kontrol dalam pengujian. Hasil penelitian menunjukkan nilai kuat tekan paving block pada umur 28 hari berturut-turut adalah paving block standar VN sebesar 36,417 MPa, variasi 1(AATK 5% + LS 0%) sebesar 37,500 MPa, variasi 2 (AATK 5% + LS 25%) sebesar 31,750 MPa, variasi 3 (AATK 5% + LS 0%) sebesar 28,250 MPa, variasi 4 (AATK 5% + LS 0%) sebesar 27,167 MPa dan variasi 5 (AATK 5% + LS 0%) sebesar 27,833 MPa. Penurunan kuat tekan terlihat pada variasi yang menggunakan sandblasting lebih dari 25%. Sementara itu hasil nilai absorpsi pada paving block berturut-turut adalah 7,766%, 7,431%, 4,819%, 4,476%, 3,430% dan 2,702%. Studi ini menunjukkan bahwa penggantian agregat halus dengan limbah industri dapat mengurangi ketergantungan pada bahan alam dan biaya
Downloads
Article Details
References
T Yuhanah , R Hidayawanti, D Mayasari and B Wicaksono (2020) The effect of parsial granulated blast furnace slag (GBFS) substitution and ashes of the boiler crust of the palm oil shells on paving block. IOP Conf. Series: Materials Science and Engineering 930 (2020) 012026 IOP Publishing doi:10.1088/1757-899X/930/1/012026
Tri Yuhanah1, Devita Mayasari (2024) : Penambahan Limbah Kerak Boiler Kasar dan Halus pada Beton sebagai Substitusi Pasir dan Bahan Tambah Semen. Jurnal Forum Mekanika, Vol.13, No 1, Mei 2024, P-ISSN : 2356-1491, E-ISSN.2655-8211. DOI : httpsS ://doi.org/10.33322/forummekanika.v13i1.2392
P. Ramu, S Manikandan (2017) : Experimental Study on Concrete using Zeolite Sand and Zeolite Powder as Partly Replacement for Fine Aggregate and Cement. Internasional Journal of Engineering Research & Technologi (IJERT) ISSN : 2278-0181. ICONNECT-2017 Conference Proceedings
Fahrizal Zulkarnain, Amar Azhari (2024). Batubara Pengaruh Penggunaan Zeolit dan Serat Agave Sisalana Terhadap Kuat Tekan Dengan Metode Self Compacting Concrete (SCC). Jurnal Media Komunikasi Teknik Sipil Volume 30, No. 1, 2024, 135-143
Navdeep Singh, Mithulraj M., Shubham Arya (2018). Influence of coal bottom ash as fine aggregates replacement on various properties of concretes: A review. Resources, Conservation & Recycling 138 (2018) 257-271
Qomariah, Taufiq Rochman [2023] On the Review of Utilization of Sandblasting Waste in Concrete: Cracks Propagation and Sem Results Civil Engineering and Architecture 11(1): 101-113, 2023, DOI: 10.13189/cea.2023.110109
Wahyuniarsih Sutrisno, Kiki Dwi Wulandari, Muhammad Zainal Abidin, Moh Najib Rizal [2024]
Properties of concrete mortar incorporating recycle pulverized sandblasting waste as additives. Heliyon 10 (2024) e25623.
R. Malathy, et.al. Use of Indistrial silica sand As a fine aggregate in concrete- an explorative study, Buildings 12 (8) (2020)
Iskandar Zulkarnain,et al., Sustainability-Based Characteristics of Abrasives in Blasting Industry, Sustain. Times 13 (15) (2021), 1-13
Ramalingam Malathy, Use of Industrial Silica Sand as a Fine Aggregate in Concrete—An Explorative Study, Buildings 12 (8) (2020).
Satheesh, M., Pugazhvadivu, M., Prabu, B., Gunasegaran, V., & Manikandan, A. (2019). Synthesis And Characterization Of Coconut Shell Ash. Journal Of Nanoscience And Nanotechnology, 19(7), 4123–4128. Https://Doi.Org/10.1166/Jnn.2019.16299
Suzzana, B., Wong, I. L. K., & Palinggi, M. D. M. (2021). Pengaruh Penambahan Abu Tempurung Kelapa Pada Tanah Lempung Terhadap Hasil Uji Kompaksi. Https://Doi.Org/10.52722/Pcej.V3i2.3220
Badan Standarisasi Nasional. (1996). SNI 03-0691-1996. Bata Beton (Paving Block).BSN. https://bsn.go.id
Badan Standarisasi Nasional (2012). SNI ASTM C136:2012. Metode uji untuk analisis saringan agregat halus dan agregat kasar (ASTM C 136-06, IDT). BSN. https://bsn.go.id
Badan Standarisasi Nasional. (1998). SNI-03-4804-1998. Metode Pengujian Berat Isi dan Rongga Udara Dalam Agregat. BSN. https://bsn.go.id
Badan Standarisasi Nasional. (2016). SNI-1970-2016. Metode Uji Berat Jenis Dan Penyerapan Air Agregat Halus. BSN. https://bsn.go.id
Badan Standardisasi Nasional (2011). SNI 1971-2011 Metode Pengujian Kadar Air Agregat Dengan Pengeringan. BSN. https://bsn.go.id2011.
American Society For Testing And Materials International. (2023). ASTM C142/C142m. Standard Test Method for Clay Lumps and Friable Particles in Aggregates. ASTM Internasional. https://www.astm.org
Badan Standarisasi Nasional. (2014). SNI-2816-2014. Metoda Uji Bahan Organik. BSN. https://bsn.go.id
Badan Standardisasi Nasional, SNI 15-2531-1991 Metode Pengujian Berat Jenis Semen Portland, 1991