Analisis Building Information Modeling (BIM) untuk Menghitung Quantity Take Off Struktur Gedung Bertingkat

Main Article Content

Abstract

Perkembangan teknologi konstruksi terkini menghadirkan inovasi dalam bentuk Building
Information Modeling (BIM), sebuah pendekatan digital yang menyatukan berbagai aspek informasi
proyek konstruksi ke dalam visualisasi model tiga dimensi. Kajian ini menelaah implementasi sistem
BIM dalam proses perhitungan Quantity Take Off (QTO) pada struktur bangunan berlantai banyak
melalui penggunaan terpadu aplikasi Autodesk Revit dan Robot Structural Analysis. Penelitian
meliputi penyusunan model struktural tiga dimensi dan perhitungan kuantitas material berdasarkan
SNI 1727:2020 dan SNI 2847:2019. Objek pengamatan dibatasi pada kolom lantai 3 Gedung Mako
Paspampres. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode BIM menghasilkan volume beton sebesar
53.04 m³ dibandingkan 52.992 m³ dari perhitungan manual, dengan selisih 0.09% yang dipengaruhi
oleh pembulatan angka, selisih 0.04% untuk tulangan Grade 420 yang dipengaruhi oleh konsistensi
perhitungan panjang tulangan pokok, dan selisih 1.06% untuk tulangan Grade 280 yang dipengaruhi
oleh perbedaan dalam perhitungan panjang penyaluran dan overlap. Metode BIM menunjukkan
efisiensi waktu 41.67% lebih cepat dengan kemudahan revisi dan integrasi namun membutuhkan
investasi tinggi, sedangkan metode manual lebih fleksibel dengan investasi minimal namun waktu
pengerjaan lebih lama.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles